lancang kata meluncuri bibir ,
bagai busur melepaskan panahnya...

pedih hati hati melepas pergi,
membawa suatu masaalah kembali...

sebuah mahligai yang dahulu nya indah ku pelihara,
telah lama retak tanpa berpunca...

kini ianya hancur meninggalkan arca,
arca yang tempang menunggu binasa...

sungguh ku tidak menyangka,
anugerah tuhan kupersia...

tujuan asal untuk berbicara,
disalah guna pemusnah bahagia...

akalku buntu mencari cara,
memikir cara menghapus dosa..

inilah kemuncak segala derita,
batin ku pasrah tanpa bicara...

memohon maaf atas segala khilaf yang tercipta.........
mahligai yang tinggal arca

Share this: